Menuju, Menjadi “Yang Sholihah”

Semakin dewasa, akan banyak perubahan yang tentunya akan kita rasakan. Cara Berfikir kita, perilaku kita, cara kita mengambil sikap dan lain sebagainya. Pernah suatu ketika aku berfikir apakah aku sudah cukup menjadi dewasa untuk menjadi orang dewasa, ketika aku merasa bahwa perilaku ku masih begini saja, iman ku masih begini saja, padahal umurku menjelang dewasa muda. Umur yang menjadi sangat strategis untuk mengetahui bagaimana kita nantinya menjadi seorang ibu, umur yang setidaknya memberi tanda bagaimana nantinya kita akan berperan menjadi seorang “teman hidup bagi seseorang”. Maka ketika bermuhasabah, sangat merasa sedih rasanya bila melihat bahwa ilmuku masih tumpul, perilaku ku masih banyak ke alpa-anya, lantas aku berharap menjadi seorang “teman hidup” yang sholihah untuk seseorang yang sholeh. Maka pernah juga suatu saat, aku ingin berubah, atau lebih tepatnya “mencicil” bagaimana menjadi seseorang yang sholihah itu, mengetahui bagaimana sebenarnya peran seorang akhwat ketika nanti kelak berkeluarga, mencoba mencari tahu bagaiman mejadi seorang “teman hidup” yang dapat berbakti bagi “teman hidup”nya. Dan ketika itu pula, aku merasa ternyata banyak sekali hal yang aku belum ketahui, banyak hal yang masih banyak harus aku cicil, sementara kemampuanku rasanya masih lirih-lirih untuk sekedar menjadi perempuan yang baik untuk diriku sendiri, teman-temanku, juga ibu-bapakku.

Namun begitu, bukankah kesulitan bukankah hal yang tidak mungkin untuk di lewati? Bukankah keterbatasan akan runtuh dengan keinginan kuat untuk memperbaiki diri? Maka, meski aku mengetahui masih banyak ke alpaanku, aku masih akan berusaha menuju menjadi sholihah untuk teman hidupku kelak, juga untuk ibu-bapakku. Meski aku rasa seperti terlambat, dan meski berubahan itu se-lama tumbuhnya kuku di ujung jari, perubahan itu akan aku upayakan untuk gapai. Semoga masih tersisa waktu untuk aku, perempuan yang masih banyak ke alpaannya. Semoga Istiqomah. Semoga menjadi Akhwati yang menjadi lebih baik. Dan semoga ke semogaan ini di ijabah oleh yang maha mengabulkan doa, Allah SWT. Aamiin.

 

“Ready lauch the rocket?”

“Yes. Bismillah”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s