Belantara

Aku menemukanmu dalam belantara

Mendekat ku eggan

Menyentuhmu, aku tak pernah

Hanya melihatmu dari kejauhan

Dari semak dan dedaunan yang tumbuh di sekitarmu

 

Aku menemukanmu dalam belantara

Diantara ratusan raga yang tampaknya lebih indah dari dirimu

Namun entahlah,   jatuh hatiku,

Rona hatiku,  hanya padamu

 

Kau, tiadalah aku sanggup mendekatimu

Bila melihatmu saja membuat aku gugup tak menentu

Sungguh, aku hanya takut dan meragu

Bila nanti aku mendekat mungkin saja kamu layu

Atau bila ku tertarik, lantas memetik,

Nanti kau mati,

Jadi ku rasa, melihatmu dari belukar,

Adalah cara terbaik untuk menjagamu, agar tetap tumbuh

 

Kau, ketahuilah,

Menganggumi itu, selalu menimbulkan perasaan serbasalah

Dan rasa tak menentu,

Pengungkapannya hanya membuat pikiranku menjadi rancu

 

Sebab, tak selamanya cinta yang tumbuh ini, berakhir temu

Sebab, bisa saja cinta yang tumbuh ini, bukan milik aku dan dirimu

Sebab, bisa saja kumbang terbaik dimatamu itu,

Bukan aku…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s